MTs Sulaiman Yasin Samarinda Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Tahun Ajaran baru akan dimulai pada 13 Juli 2020.

Pihak sekolah pun mulai bersiap-siap menyambutnya.

Persiapan kali ini tentu saja dilakukan secara khusus berupa sejumlah prosedur kesehatan terkait pandemi Covid-19.

Salah satu lembaga pendidikan formal di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, yang menegaskan kesiapannya adalah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sulaiman Yasin.

Sekolah yang berdiri sejak tahun 1989 ini menjadwalkan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka langsung mulai 16 – 17 Juli 2020.

“Tapi untuk setiap tingkatan kelas kami atur jadwalnya, dalam seminggu hanya turun dua hari,” ungkap Kepala MTs Sulaiman Yasin Samarinda, Drs Yusniansyah menyampaikan hasil rapat internal pada Jumat (26/06/2020).

Pertemuan membahas KBM itu dihadiri seluruh wakil kepala sekolah, dan para wali kelas dengan mengenakan masker.

Lebih jauh ia merincikan, hari Senin dan Selasa merupakan jadwal untuk Kelas 7, Rabu – Kamis (Kelas 8), dan Jumat – Sabtu (Kelas 9).

Dalam KBM ini, satu bidang studi hanya diberikan waktu 2 jam untuk tatap muka perminggunya. Dan setiap kelas hanya ada maksimal 20 siswa,” jelasnya.

Selain itu, jam pulang sekolah pun dipercepat satu jam.

Jika sebelumnya pada pukul 15.00, namun sekarang menjadi pukul 14.00.

“Tapi jam mengajar guru tetap dihitung full sesuai anjuran Kemenag Kota Samarinda,” tukasnya.

Di bagian lain dikatakan untuk siswa baru atau Kelas 7 akan mulai turun ke sekolah pada 14-15 Juli.

Namun mereka belum aktif belajar.

“Dua hari pertama itu akan diisi kegiatan pengenalan sekolah, kami menyebutnya dengan istilah Matsama atau Masa Ta’aruf Siswa Madrasah,” jelasnya.

Selanjutnya, pada 16 dan 17 Juli dimulainya KBM untuk Kelas 8, sedangkan Kelas 9 tanggal 18 – 19 Juli.

“Minggu depannya mulai tanggal 21 Juli, Kelas 7 sudah aktif belajar,” bebernya.

MASKER GRATIS

Disampaikan pula, rapat menyepakati bahwa sekolah siap memberikan masker secara gratis untuk para siswa,

Selain itu, sekolah menyiapkan peralatan kesehatan lainnya seperti alat cuci tangan, berupa cairan handsanitizer dan sabun untuk tangan.

“Insya Allah, kami sangat concern terhadap prosedur dan protokol kesehatan sesuai yang telah ditetapkan pemerintah,” tegasnya.

Media Partner : HarianKaltim.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *